Jumat, 10 Juni 2016

SEPUCUK SURAT YANG TAK TERSAMPAIKAN

Hari terus berlalu
waktu terus berjalan
seperti mrngalirnya air sungai
tak ada yang bisa ku hentikan
meski harus menaggung derita
menunggu dirimu diseberang sana

aku menangis merindu
namun dimanakah aku mengadu
tak ada tempat pelebur lara
dalam diriku selalu bertanya
kemanakah jiwa yang kunanti itu
dimanakah raga yang biasa ku peluk mesra

aku menunggu dirimu
tak peduli berapa lamanya
namun, tak kasihankah engkau
melihat seorang menanggung
derita kerenamu
karena menanti kehadiran seorang
yang dicintainya

#UNTUKDIRIMU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar